Google Drive, Layanan Penyimpanan Data Online Berbasis Cloud

May 5th, 2012 by

Google DriveLayanan penyimpanan data online atau cloud storage saat ini sedang menjadi tren dalam industri IT. Google pun telah lama mengembangkan layanan serupa, raksasa mesin pencari itu dikabarkan bakal meluncurkan Google Drive yaitu layanan penyimpanan “cloud” online “.

 Layanan ini merupakan salah satu produk paling penting dari perusahaan teknologi raksasa tersebut yang diluncurkan tahun ini.

Informasi itu datang dari sumber dalam Google yang tak mau disebut namanya kepada situs teknologi The Next Web. Sontak, kabar tersebut membuat khawatir perusahaan penyedia layanan cloud populer seperti Dropbox dan Box.

Apalagi, The Next Web mewartakan, Google Drive akan memberi layanan penyimpanan data gratis sebesar 5GB. Sementara Dropbox, hanya memberi layanan gratis 2GB.

Menurut blog resmi Google, mulai Selasa kemarin para pengguna bisa menyinkronkan file-file mereka seperti dokumen, foto, video, dan lagu melalui perangkat komputer yang dihubungkan ke Google Drive.

Karena file tersebut disimpan dalam server internet, dijuluki sebagai “cloud,” pengguna bakal bisa mengakses file kapan pun, di mana pun melalui perangkat komputasi web yang terhubung melalui akun Google mereka.

Saat ini layanan tersedia untuk PC, Mac, maupun smartphone Android, dan tablet. Tetapi versi untuk perangkat IOS Apple akan menyusul kemudian. Untuk penawaran awal, Google menyiapkan 5 GB penyimpanan per akun secara gratis dan pengguna bisa memilih upgrade sebesar 25 GB yang dikenakan biaya US$ 2,49 per bulan. Untuk 1 TB per bulan dikenakan US$ 49,99.

Kabarnya, Google Drive juga bisa diakses dengan komputer Mac dan Windows melalui sebuah folder khusus, seperti layanan cloud pada umumnya. Google juga memungkinkan penggunanya membeli ruang penyimpanan online tambahan. Namun harganya belum diketahui hingga kini.

Google Drive sebenarnya adalah proyek lama Google. Pada 2007, pendiri Google Larry Page dan tim pernah mengembangkan sebuah produk yang disebut G Drive. Namun produk tersebut tak urung rampung.

Dalam posting blog, Wakil Presiden Senior Google Sundar Pichai mengatakan, Google Drive bisa bertahan sebagai layanan penyimpanan yang mapan. Bisa bekerja secara mulus dengan para pengguna yang menikmati layanan Google lainnya, seperti Google Docs, Google+, mesin pencarian dan Gmail.

Sebagai contoh, pengguna dapat melampirkan foto dari Google Drive ke jaringan sosial Google+ mereka dan melampirkan file langsung ke email di Gmail. Layanan Google Drive ini bukan yang pertama kali hadir di dunia maya.

Google DriveSelain Dropbox dan Box, Google akan berhadapan dengan perusahaan besar yang memberi layanan cloud macam SkyDrive dari Microsoft, CloudDrive dari Amazon, dan iCloud dari Apple yang telah akrab digunakan pengguna Mac dan iOS.

Kenali Tiga Fitur Unggulan OS BlackBerry 10

May 5th, 2012 by

Research In Motion (RIM) menguak habis OS BlackBerry 10 di ajang BlackBerry World 2012. Pada perhelatan ini pula, BlackBerry 10 Dev Alpha, prototype smartphone layar sentuh RIM mulai diperkenalkan. Meski masih dikembangkan, sejumlah fitur sudah digembar-gemborkan akan menjadi andalan smartphone ini.

Di acara tersebut, RIM mendemonstrasikan beberapa fitur baru di BB10. CEO RIM Thorsten Heins lebih menekankan penggunaan sistem operasi itu dalam hal aplikasi dan multitasking. Setidaknya, ada 3 hal yang menarik dari BB10, yang berbeda dengan sistem operasi sebelumnya.

1. Full Touch Screen

BlackBerry 10 Dev AlphaBlackBerry 10 Dev Alpha sepertinya dipersiapkan menandingi iPhone, Android dan Windows Phone yang mengedepankan layar sentuh.

Ya, prototype ini full touch screen. Bukan touch screen dengan kombinasi keyboard fisik seperti seri BlackBerry yang pernah ada.

Pengguna dapat melihat dan memilih aplikasi yang berjalan di background dengan cara menarik menu dan window dari samping layar. Perpindahan antar aplikasi dengan “smooth”, tanpa jeda.

Seperti terlihat pada gambar di atas, Anda bisa membuka inbox, isi pesan, dan lampirannya (file PDF) dalam satu tumpukan yang tertata rapih. Semuanya dapat ditarik sesuai keinginan Anda.

Semuanya mengalir. Dalam satu layar, Anda bisa membuka beberapa halaman, menemukan notifikasi dan bernavigasi dengan mulus, kata Bhardwaj yang tampil di Orlando World Center Marriott, Florida, Amerika Serikat.

Fitur notifikasi baru memudahkan pengguna mengakses notifikasi hanya dengan menyapukan jemari (swipe) ke samping layar. Pada demo di panggung, Thorsten Heins memperlihatkan gerakan swipe ini bisa menampilkan tiga halaman aplikasi dalam satu layar yang bertumpuk rapi.

Tidak ada yang memiliki waktu untuk keluar dari aplikasi setiap kali mereka ingin berganti aplikasi. Kami ingin menggunakan paradigma yang mudah dan cepat.

2. Continuous Autofocus

BlackBerry 10 Dev AlphaJika Anda memotret seorang teman dengan senyum yang indah dan pencahayaan yang baik, namun kelopak matanya tertutup sehingga merusak estetika foto, apakah Anda akan menghapus foto tersebut?

Dengan software kamera di BB10, Anda tak perlu menghapus foto tersebut karena Anda bisa mengembalikan waktu untuk memilih gambar terbaik ketika kelopak mata teman belum tertutup, bahkan ketika Anda belum menekan tombol rana.

Ya, software kamera ini memang seperti mesin waktu di mana Anda dapat mengembalikan momen. Yakni kemampuannya untuk menangkap momen yang terlewatkan sehingga momen yang ditangkap foto tampak sempurna.

Thorsten Heins menyebutnya continuous autofocus. Dengan software OS BlackBerry 10, memberikan kemampuan untuk seolah mengulang momen dan memperbaiki ‘cacat’ pada foto.

 Nah, fitur pada kamera memungkinkan pengguna men-scroll sejumlah frame maju atau mundur (forward-backward) untuk menemukan momen yang bagus. Besar kemungkinan, software kamera BB10 sudah merekam gambar beberapa saat sebelum tombol rana ditekan.

3. Keyboard virtual

BlackBerry 10 Dev AlphaHandset BlackBerry dikenal dengan Qwerty keyboardnya. Namun dengan fitur layar sentuh BlackBerry 10 Dev Alpha seolah tidak melupakan ‘kodratnya’ untuk memperhatikan kenyamanan mengetik.

Dikatakan Bhardwaj, keyboard pada layar sentuh menggunakan algoritma yang disesuaikan untuk memudahkan aktivitas mengetik penggunanya.

Saat keyboard virtual BB10 digunakan untuk mengetik, keyboard akan memprediksi kata berikutnya yang akan Anda ketik. Kata-kata prediksi yang disebut RIM sebagai word suggestions ini, akan muncul di atas tombol huruf awal kata tersebut.

Word suggestion sebenarnya bukan hal baru dan sudah pernah ada di beberapa ponsel layar sentuh. Tapi di handset BlackBerry yang populer menggunakan keyboard fisik, ini akan memberikan pengalaman baru bagi penggunanya.

Jika Anda ingin menggunakan kata prediksi itu, maka tinggal menyentuh sambil menariknya ke atas. Jumlah kata prediksi yang muncul akan berbeda setiap waktunya, bisa 3 kata, 5 kata, atau bahkan lebih.

Nampaknya, BB10 memang didesain untuk menandingi iPhone, Android dan Windows Phone yang didominasi oleh perangkat berlayar sentuh.

Pihak RIM mengatakan, BB10 akan tersedia pada akhir tahun 2012. RIM telah memastikan bahwa tablet BlackBerry PlayBook akan mendapat BB10.

Namun, RIM belum mengumumkan smartphone BlackBerry tipe apa saja yang mendukung dan bisa di-upgrade ke BlackBerry 10.