Ponsel Windows Termurah Nokia Lumia 610 Hadir di Indonesia

May 15th, 2012 by

Nokia Lumia 610 Nokia Lumia 610 masuk pasar Indonesia. Smartphone terbaru Nokia yang bekerja dengan sistem operasi Windows mobile 7.5.  Ini merupakan smartphone pertama yang menggunakan sistem operasi mobile Windows Phone 7.5 berkode nama Tango.

Selain harga lebih terjangkau, dibanderol dengan harga Rp 2,250 juta (Nokia Lumia 710 dilepas dengan harga Rp 2,9 juta sementara Nokia Lumia 800 dilepas dengan harga Rp 5,25 juta), Nokia Lumia 610 juga telah dilengkapi dengan bahasa Indonesia

Tango merupakan refresh (penyegaran) dari sistem operasi Windows Phone Mango, yang sama-sama masih berada di versi 7.5. Karena sistem operasi ini merupakan penyegaran, tidak banyak fitur baru yang dihadirkan pada Tango.

Nokia Lumia 610 merupakan Nokia Lumia pertama yang mengusung sistem operasi Windows Phone 7.5. Dua produk sebelumnya yang telah masuk ke Indonesia, Nokia Lumia 710 dan Lumia 800 masih mengusng Windows phone 7.0.

President Director Nokia Indonesia, Martin Chirotarrab menyatakan bahwa dengan Nokia Lumia 610 pihaknya mengenalkan smartphone yang berbeda dengan smartphone monokrom yang ada di pasaran saat ini.

 Ia optimistis pengguna Lumia 610 akan terkesima dengan pengalaman luar baru yang ditawarkan melalui kapabilitas live tiles, dimana semua platform media sosial yang populer dapat diakses denga sangat mudah.

Berdasarkan pengalaman Kompas.com ketika menjajal Lumia 610, setidaknya ada 4 fitur baru yang dihadirkan.

  1. Internet sharing
    Windows Phone Tango menyediakan fitur personal hotspot atau populer disebut tethering, yang sebelumnya tidak tersedia di Mango. Microsoft menyebut tethering dengan Internet Sharing yang bisa diaktifkan dengan masuk ke menu setting.

  2.  Flip to silence
    Nada dering panggilan masuk dengan suara keras terkadang membuat orang terkejut dan bingung harus melakukan apa, terlebih jika pengguna sedang berada di tengah rapat.Dengan fitur flip to silence, pengguna dapat menghentikan nada dering yang dianggap mengganggu, misalnya saat sedang tertidur pulas. Pengguna cukup meletakkan smartphone dalam posisi tengkurap maka nada dering akan berhenti namun panggilan telepon itu tidak ter-reject.

  3.  Tersedia bahasa Indonesia
    Tidak tersedianya bahasa Indonesia di Windows Phone Mango menjadi hal yang sering ditanyakan pengguna. Pengguna di Indonesia masih dalam tahap pengenalan dengan Windows Phone, karena itu setelah bahasa Indonesia sangat diperlukan. Mendengar keluhan itu, Microsoft pun menghadirkan bahasa Indonesia di Windows Phone versi Mango.

  4. Nokia Music
    Besarnya minat masyarakat Indonesia dalam menikmati musik, dipandang Nokia sebagai strategi bisnis tersendiri. Nokia Music menghadirkan layanan download lagu gratis dan resmi selama 6 bulan.Pengguna cukup membuka ikon Nokia Music, pilih judul lagu atau artis, dan langsung unduh. Lagu yang diunduh dari Nokia Music berformat .AAC, dengan rata-rata ukuran file 1MB sampai 2MB. File musik ini bisa disimpan tanpa batasan waktu dan bisa ditransfer ke perangkat komputer lainnya.

Secara keseluruhan, tak ada pembaruan fitur yang signifikan di Windows Phone Tango. Product Manager Nokia Indonesia Anvid Erdian, menjanjikan, pengguna Nokia Lumia 710 dan Lumia 800, bisa melakukan upgrade sistem operasi Tango pada pertengahan tahun ini.

Nokia Lumia 610 Nokia Lumia 610 tersedia dalam empat warna, yakni putih, hitam, cyan dan magenta. Produk ini tahap awal di pasarkan di Lumia Store yang ada di Jakarta, Surabaya dan Makasar serta ritel modern yang lain. Pekan depan produk akan dipasarkan di seluruh jaringan ritel Nokia.

Nokia Bagikan 17 Ribu Lumia Gratis Demi Aplikasi Windows Phone

May 8th, 2012 by

Nokia LumiaProdusen ponsel Asal Finlandia, Nokia dikabarkan memberikan 17 ribu smartphone Windows Phone terbarunya, Lumia secara gratis kepada para developer atau pengembang aplikasi.

Hal ini dilakukan oleh Nokia untuk mendorong para developer agar lebih semangat mengembangkan aplikasi berbasis Windows Phone dengan terbentuknya ekosistem yang kuat diantaran para pengembang aplikasi.

Senior Vice President of Developer Experience and Marketplace Nokia, Marco Agrenti mengatakan, pihaknya mencoba menjaling hubungan dekat dengan para developer dan memberi dukungan konkret, seperti memberi perangkat gratis untuk memfasilitasinya

Pihaknya menjelaskan bahwa pihak Nokia memang sedang berusaha untuk menjalin hubungan dengan para pengembang dengan cara memberikan sebuah dukungan nyata kepada mereka.

Salah satunya dengan cara memberikan ribuan perangkat gratis kepada para pengembang. Sehingga hubungan antara vendor dalam hal ini Nokia, dengan para developer diharapkan akan menjadi lebih dekat.

Ia mengklaim, saat ini ekosistem Windows Phone sudah mulai tumbuh dan Nokia akan terus bekerjasama dengan Microsoft. Kami membantu para developer dengan menyediakan klinik desain. Dalam beberapa kasus kami membantu dengan membuat pelatihan,  ujar Agrenti seperti dikutip dari blog teknologi The Next Web.

Di Indonesia sendiri, Nokia rajin menyelenggarakan kompetisi pembuatan aplikasi agar terbentuk sebuah ekosistem yang kuat. Berkat Nokia, developer Indonesia bernama Affath Firdausi, mahasiswa semester akhir Universitas Indonesia, akan magang selama sepekan di kantor Rovio di Finlandia, pembuat game populer Angry Birds.

Agrenti menambahkan bahwa Nokia membantu para developer dengan membuat sebuah pusat bantuan desain, dan pada beberapa kesempatan tertentu Nokia juga menyelenggarakan pelatihan kepada para developer untuk membantu dalam pembuatan aplikasi.

Sedangkan untuk Indonesia sendiri Nokia juga cukup sering mengadakan beberapa kompetisi desain aplikasi yang bertujuan untuk menjaring aplikasi-aplikasi potensial yang dibuat oleh developer.

Selain itu juga bertujuan untuk semakin memperkuat ekosistem Windows Phone sehingga lebih dikenal oleh masyarakat.

Untuk mendukung platform Windows Phone agar sesuai dengan keinginan pengguna, Nokia juga menggelar Nokia Lumia Apps On Demand, yang memfasilitasi masyarakat untuk memberikan komentar beerupa saran dan aplikasi apa yang nantinya mereka butuhkan. Mereka dapat menjelaskan aplikasi tersebut secara detail agar ke depan bisa ditambahkan pada Nokia Lumia.

Menurut Developer Manager Nokia East Asia Narenda Wicaksono, dalam acara Nokia Developer Program beberapa waktu lalu, langkah ini dilakukan untuk membaca keinginan pasar tentang kebutuhan aplikasi.

Narenda Wicaksono, Developer Manager Nokia East Asia menjelaskan bahwa hal tersebut dilakukan oleh Nokia agar lebih mengerti kebutuhan pasar akan sebuah aplikasi penting yang harus disematkan pada smartphone Nokia Lumia.

Nokia LumiaPengguna dapat memasukkan sarannya dalam 10 jenis kategori aplikasi, yakni foto, musik dan video, edukasi, hiburan, bisnis, berita, gaya hidup, produktivitas, dan permainan.